Showing posts with label Flash Fiction. Show all posts
Showing posts with label Flash Fiction. Show all posts

Friday, May 10, 2013

[Flash Fiction] Aku Jatuh Cinta Lagi

Setiap hari perasaanku terhadap Andra semakin besar. Aku pun merasakan perasaan yang sama saat aku  menatap matanya. Aku tahu ia pun memendam rasa yang sama padaku. Kami bahkan sudah tinggal satu kamar. Ia memang tak pernah bilang cinta, tapi dia selalu memeluk tubuhku dengan lembut setiap kami bertemu. Bahkan ia pun mencumbuku dengan manja, menggeluti tubuhku penuh gelora, hingga pagi menjelang. Namun aku sedang kesal padanya karena sudah beberapa hari ia tak pulang, mungkin menginap di rumah temannya atau apalah. Aku tak mau tahu.

Pada suatu siang, aku tetap menunggu Andra di kamarnya walau aku tak tahu kapan ia pulang. Aku sangat merindukannya. Saat pintu kamar terbuka, aku sangat bahagia melihat wajah Andra yang berbinar. Namun, ia membawa makhluk tampan yang membuatku terpana dan... ia tersenyum padaku! Ketampanannya melebihi siapapun. Sesaat aku berpikir... mungkin aku jatuh cinta lagi.

"Ah akhirnya kebeli juga nih guling baru.", ujar Andra.

Tak disangka, ternyata Andra meletakkan makhluk tampan itu di samping tubuh gempalku yang empuk dan  berbentuk kotak. Lalu ia membiarkan kami duduk berdua di pojok kasur. Kami pun sama-sama tersipu.



Jakarta, 10 Mei 2013
12:20 Siang

Tuesday, April 16, 2013

[Flash Fiction] Avatar Itu...

Usai pulang kuliah siang itu, aku mengecek akun twitterku untuk melihat-lihat isi linimasa yang selalu lebih update dibanding infotainment ataupun program berita. Kali ini ada yang sedang hangat, yaitu akun yang sepertinya punya seorang wanita jika dilihat dari avatarnya yang vulgar itu. Akun-akun yang aku ikuti pun dengan semangat me-mention akun berpengikut ribuan itu.

Sebagai seorang lelaki, wajar saja jika aku tertarik untuk stalking akun tersebut. Akun dengan isi twit yang sama seronoknya dengan avatarnya. Setelah menimbang-nimbang kuputuskan untuk ikut me-mention-nya. Tapi ada perasaan yang tidak enak saat itu. Aku merasa haus. Aku segera menuju dapur untuk mengambil minum. Tercium aroma harum ayam goreng yang sedang dimasak oleh ibuku. Samar-samar kudengar HP ibuku di atas meja makan berbunyi sesekali.

"Ga ditengok bu HP-nya?" Tanyaku singkat sambil meneguk air putih.
"Biarin aja, Di. Palingan notif sms." Jawab ibuku cuek sambil terus mengaduk masakannya.

Ibuku tak seperti biasanya yang langsung respon jika ada sms ataupun telpon masuk. Tapi tak kuhiraukan. Lalu, ku-mention avatar berbelahan dada itu. Tiba-tiba HP ibu berbunyi. Aku merasa aneh.

Kucoba mention akun itu lagi. HP ibuku berbunyi lagi.

Penasaran, kutengok HP ibuku yang masih menyala. Terlihat aplikasi twitter yang sedang terbuka dan avatar berbelahan dada itu...

Based on Fiksi Mini :
@fika_hamzah : AVATAR ITU - Kumention akun beravatar belahan dada itu. Hp ibu tiba-tiba berbunyi.